Setiap Muslim hendaknya tidak langsung beranjak pergi setelah menyelesaikan sholat fardhu lima waktu. Umat Islam mempraktikkan bacaan dzikir setelah sholat sebagai amalan sunnah utama. Oleh karena itu, seseorang yang melantunkan dzikir sesudah sholat dapat memohon ampunan serta mengagungkan nama Allah SWT secara khusyuk.
Selain menyempurnakan pahala ibadah, amalan ini juga mendekatkan diri kepada Sang Creator secara konsisten. Ulama Indonesia dan Kementerian Agama (Kemenag) RI merangkum urutan dzikir ini secara sistematis. Dengan demikian, umat Muslim bisa mengamalkan bacaan tersebut dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini adalah panduan urutan bacaan dzikir setelah sholat fardhu lengkap beserta artinya.
1. Membaca Istighfar dan Kalimat Tauhid
Seorang Muslim memulai bacaan dzikir setelah sholat dengan memohon ampunan kepada Allah SWT. Langkah awal ini berwujud bacaan istighfar sebanyak tiga kali. Kemudian, jamaah melanjutkannya dengan meresapi kalimat tauhid.
Astaghfirullah hal ‘adzim, alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih. (3x)
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertobat kepada-Nya.”
Selanjutnya, Anda dapat langsung menyambungnya dengan kalimat pengagungan berikut:
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.
Artinya: “Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
2. Memohon Perlindungan dan Keselamatan
Sesudah mengikrarkan tauhid, Anda wajib memohon perlindungan dari siksa neraka. Selain itu, Anda juga memanjatkan doa keselamatan dunia dan akhirat.
Khusus setelah sholat Subuh dan Maghrib, Rasulullah menganjurkan bacaan ini sebanyak tujuh kali:
Allahumma ajirnii minan naar. (7x)
Artinya: “Ya Allah, lindungilah aku dari siksa api neraka.”
Setelah itu, sambunglah dengan doa keselamatan (Allahumma Antassalam):
Allahumma antassalaam, wa minkassalaam, wa ilaika ya’uudussalaam, fahayyinaa rabbanaa bissalaam, wa adkhilnal jannata daarassalaam, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Maha Sejahtera, dan dari-Mu kebahagiaan, dan kepada-Mu kembali kebahagiaan. Maka hidupkanlah kami wahai Rabb kami dengan kesejahteraan, dan masukkanlah kami ke dalam surga rumah keselamatan. Maha Suci Engkau Rabb kami dan Maha Tinggi Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”
3. Membaca Ayat Kursi
Langkah berikutnya dalam bacaan dzikir setelah sholat adalah melafalkan Ayat Kursi (Surah Al-Baqarah ayat 255). Bahkan, Rasulullah menjamin surga bagi siapa saja yang merutinkan bacaan ini setiap selesai sholat fardhu.
Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum. Laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa naum. Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh… (QS. Al-Baqarah: 255)
Oleh sebab itu, membaca Ayat Kursi menjadi benteng spiritual yang sangat ampuh. Hasilnya, jiwa menjadi lebih tenang saat menghadapi kesibukan harian.
4. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
Rangkaian bacaan dzikir setelah sholat terus berlanjut dengan membaca tiga surah pendek. Anda cukup membaca masing-masing surah sebanyak satu kali setelah sholat Dzuhur, Ashar, dan Isya. Namun, Anda perlu mengulangnya tiga kali setelah sholat Subuh dan Maghrib.
- Surah Al-Ikhlas: Memperkuat keimanan dan ketauhidan murni.
- Surah Al-Falaq: Memohon perlindungan dari kejahatan makhluk.
- Surah An-Naas: Memohon perlindungan dari godaan syetan dan manusia.
5. Melantunkan Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil
Inti dari bacaan dzikir setelah sholat fardhu adalah melafalkan kalimat-kalimat thoyyibah. Sebab, Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang mengagungkan nama-Nya melalui kalimat ini.
- Tasbih: Subhanallah (Maha Suci Allah) — baca 33 kali.
- Tahmid: Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) — baca 33 kali.
- Takbir: Allahu Akbar (Allah Maha Besar) — baca 33 kali.
Selanjutnya, sempurnakan hitungan menjadi 100 dengan penutup kalimat tahlil berikut:
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.
Oleh karena itu, gunakan jari tangan kanan saat menghitungnya agar menjadi saksi kebaikan di hari akhir kelak.
Keutamaan Mengamalkan Dzikir Secara Rutin
Merutinkan bacaan dzikir setelah sholat membawa banyak keberkahan hidup. Selain menggugurkan dosa-dosa kecil, rutinitas ini juga memberikan ketenangan batin yang luar biasa. Oleh sebab itu, dzikir menjadi sarana efektif untuk melapangkan rezeki.
Meskipun Anda memiliki jadwal harian yang sangat padat, luangkanlah waktu sekitar 5 hingga 10 menit. Jadi, Anda bisa menjaga keseimbangan antara urusan duniawi dan ukhrawi secara konsisten.
Kesimpulan
Pada akhirnya, konsistensi dalam membaca bacaan dzikir setelah sholat menunjukkan rasa cinta kita kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, mari kita jadikan amalan ini sebagai kebutuhan harian. Dengannya, ibadah sholat kita menjadi semakin sempurna dan bernilai pahala di hadapan Allah SWT.





